Latest Posts

Monday, May 2, 2011

Opini tentang NII

NII,banyak yang mengartikan itu adalah organisasi yang tertutup dan rapi,negara dalam negara?benarkah demikian?
masyarakat menilai bahwa gerakan NII sendiri tidak lebih dari sekedar suatu penipuan yang mengatasnamakan agama,ada juga yang bilang bahwa gerakan NII ini adalah gerakan kelompok militan yang berusaha mendirikan atau menegakkan negara sendiri yang berlandaskan agama,ada juga yang beranggapan bahwa gerakan NII ini tidak lebih dari gerakan-gerakan seperti pemberontakan yang terjadi semasa masa pergolakan dulu

secara pribadi saya menilai bahwa gerakan yang dilakukan NII ini sudah kelewat batas,saya menilai gerakan ini adalah gerakan yang merongrong pemerintahan yang ada,hanya kedoknya adalah agama,mereka meyakini bahwa semuanya harus berlandaskan agama,

ada beberapa hal yang mengkin mereka lupa,bahwasanya negara ini terdiri dari bermacam-macam perbedaan,dan perbedaan itu adalah rahmaat,kita tidak bisa memaksakan kehendak kita kepada orang lain apapun itu temanya,yanng jelas Rasulullah tidak mencontohkan hal demikian,Rasulullah adalah Rahmatan Lilalamin,begitu juga Islam adalah rahmatan lilalamin
mereka "menjudge" orang lain yang tidak mengikuti mereka adalah kafir,padahal sesungguhnya seseorang tidak boleh menkafirkan orang lain,seharusnya mereka sadar bahwasanya mereka bisa menjadi pengayom bagi  yang lain,buka malah menebar teror yang mengakibatkan kegelisahan sebagian banyak dari masyarakat,

jika pemerintah tidak dengan segera cepat menindak dan memberantas mereka,gerakan mereka mungkin akan semakin lebih dari yang terjadi sekarang dan ini sangat memungkinkan akan muncul gerakan-gerakan baru dengan aliran-aliran baru pula,entah apa di benak mereka (NII,red) padahal hidup bernegara sekarang ini lebih baik ketimbang kita menentang arus sepanjang kita bisa beribadah dengan tenag dan khusuk itu lebih baik ketimbang menimbulkan keresahan yang luas,kita hidup dalam kedamaian dan cinta antar sesama manusia itu lebih penting ,sedangkan urusan agama dan keyakinan itu adalah hak masing-masing individu dan masalah keyakinan ini adalah urusan pribadi manusia dengan Tuhannya

perlu diingat ,seseorang tidak berhak memaksakan keyakinan terhadap yang lain,kita hanya boleh saling mengingatkan demi terciptanya suatu kondisi yang damai,dan penuh cinta,InsyAllah....
read more...

Tuesday, April 26, 2011

Kejujuran...Masihkah ada?

Assalamualaikum..selamat malam semua sobat blogger tanah air dan pengunjung blog saya ini..
ada beberapa hal yang ingin saya share buat semua pengunjung blog saya,walaupun sekedar lihat-lihat atau lewat saja.. tidak apa koq..hehe
ada beberapa hal yang sering dihadapi oleh seseorang dalam pekerjaannya,yaitu patuh dan loyal
sebagai seorang abdi masyarakat selayaknya dan sepatutnya wajib dan patuh terhadap aturan yang berlaku,tapi sebagai " anak buah " adalah suatu keharusan bersikap loyal terhadap atasan???
benarkah demikian??...yang menjadi pertanyaan apakah sikap tersebut harus tetap melekat jika pemimpinnya sudah tidak pantas untuk diikuti dengan kata lain ..zholim??
benarkah kita tetap harus menjaga nama baik tempat kita bekerja yang dimana tempat kerja kita itu tempat mencari nafkah untuk keluarga dan sebagai tempat mengabdi kepada negara padahal kebobrokan yang ada sudah menjadi rahasia umum??

dilain sisi jika kita menyuarakan kekesalan kita di forum publik,kita terkena teguran dan peringatan dengan alasan " sudah tidak loyal dan tidak menjaga nama baik tempat kita bekerja "...
padahal kta punya hak untuk menyuarakan pendapat kita apakah itu pada forum rahasia atau forum publik..itu tidak masalah,sepanjang itu tujuannya demi kebaikan dan demi koreksi
ataukah orang yang menilai hal tersebut menilai sepihak dan memvonis bahwa itu adalah tindakan yang salah..dengan alasan klasik " tidak menjaga nama baik lah?...tidak loyal pada atasan lah?..
hmmm...padahal hak-hak kebebasan menyuarakan pendapat itu sah-sah saja,dan dijamin oleh undang-undang...apakah perlu forum khusus?padahal forum jejaring sosial yang ada sekarang ini memperbolehkan aturan yang demikian karena hal tersebut menyangkut kebebasan seseorang menyatakan pendapat,

pertanyaan dan masalah diatas takkan bisa terjawab jika tanpa ada kesadaran dan kematangan seseorang untuk menjawabnya...kita paham,kehidupan sekarang sudah banyak diwarnai oleh ajaran liberal...mungkin termasuk saya juga sudah terkontaminasi paham tersebut...
masalah diatas sebenarnya masalah klasik yang ada di setiap tempat kerja dimanapun itu...kesewenangan,ketidak jujuran,kezholiman,ketidakadilan...padahal ujung-ujungnya adalah urusan perut dan ketidak adilan dalam pemberian hasil...mungkin demikian ...
read more...

Tuesday, April 19, 2011

Apakah kita ini ?

Dalam dunia  maya banyak sekali pembahasan tentang gejolak yang terjadi di negara ini,sungguh sangat mengkhawatirkan,perbincangan-perbincangan yang bertema ras agama suku golongan baik yang religius sampai dengan bertema komunis,paham-paham yang  berkembang di masyarakat sekarang ini telah memberikan gambaran bahwa masyarakat kita jatuh dalam masa jahiliyah modern,

apakah kita sekarang ini larut dalam arusnya?..jawabannya adalah YA,entah kita masuk arus yang bagaimana?apakah tenang,berombak atau bergejolak,kita tinggal memilih arus mana yang kita pilih dan aliran yang mana yang kita pilih,

bagaimana kita memulai sesuatu dari awal jika sekarang sudah terperosok ke dalam jurang yang dalam,...sebenarnya jawabannya adalah mudah dan bagaikan membalik telapak tangan,tapi dalam melakukannya sungguh luar biasa sulitnya,sebenarnya ini yang mempersulit adalah kita sendiri,kenapa kita sulit?karena kita masih berat hati meninggalkan kebiasaan buruk kita dan berat hati merubah perilaku kita yang jelek menjadi perilaku yang baik...sebenarnya itulah jawabannya,

sekarang semua tergantung pilihan hati kita,apakah kita akan memilih menjadi manusia yang baik atau manusia yang buruk,atau dengan kata lain,mampukah kita merubah kebiasaan lama dan jelek kita dan menggantinya dengan kebiasaan yang baik???...cobalah tanya pada diri sendiri (tidak ada seorang durjana menginginkan putranya menjadi seorang durjana pula...)

demikian,semoga bermanfaat
read more...

Tatkala Bumi Berguncang & Air Melanda

Hati pun tersentak tak bergeming. bumi digetarkan, air ditumpahkan dari langit dan lautan, dataran diratakan. Ada apa dengan bumi ini!?. Mereka (bumi, langit dan lautan) berkhidmat mentaati perintah Tuhannya Alloh Ta'ala, sebagai cobaan, sebagai peringatan bagi penduduk bumi ini. Tua renta, muda belia, laki-laki, wanita, yang sakit, yang sehat, sipil, polisi sampai tentara, dari penjahat sampai pejabat, dari pendosa sampai alim agama. Hanya dalam sekali hentakan. Sebagai cobaan bagi mereka yang ditinggalkan, sebagai peringatan bagi mereka yang menyaksikan. Allah mempunyai banyak cara untuk mengambil apa yang memang menjadi milik-Nya. Kapanpun Dia mau, siapapun yang Dia inginkan. Tidaklah keadaan kita melainkan hanya menanti giliran. Dan ketika saat itu terjadi, tak ada satu makhlukpun yang dapat lari dari ketentuan-Nya.

Tidak ada seorangpun yang tahu di bumi mana dia akan mati. Sebagaimana tak ada seorangpun yang tahu kemana dia akan kembali. ke neraka tempat siksaan tiada henti? Atau ke surga dalam kenikmatan abadi?


Masa lalu sudah tak akan pernah kembali. Masa depan juga terlalu tak pasti. Hanya hari ini...saat ini....yang masih kita miliki. Semoga Alloh memberikan kesabaran bagi kita dan memberikan ganti yang lebih baik dari yang telah hilang. Semoga Alloh mengampuni semua orang islam yang masih hidup ataupun yang telah tiada.

Saat ini kaum muslimin banyak sekali mendapatkan musibah, mulai dari pembunuhan, pembantaian, hingga gempa bumi yang melanda mulai dari Aceh sampai ke Yogayakarta. Gelombang tsunami yang dasyat pun berlangsung di beberapa daerah, yang telah memakan korban jiwa yang banyak. Innalillahi wainna ilaihi rojiun.

Sebagai saudara sesama muslim kita patut prihatin atas musibah tersebut. Mari, kita menghadapi musuibah ini dengan penuh kesabaran dan bertawakal kepada Allah. Sungguh, Allah ta’ala telah menetapkan takdir dan ajal seluruh makhluk-Nya, mengatur dan menentukan segala amal perbuatan serta tindak-tanduk mereka. Lalu Alloh membagi-bagikan rezeki dan harta duniawi kepada mereka. Alloh menciptakan kehidupan dan kematian sebagai ujian, siapa di antara mereka yang terbaik amalannya. Alloh juga menjadikan iman terhadap qadha dan takdir-Nya sebagai salah satu rukun iman. Setiap sesuatu yang bergerak atau berdiam di langit dan di bumi, pasti menuruti kehendak dan keinginan Allah Ta’ala.

Lebih jauh lagi, dunia ini sarat dengan kesulitan dan kesusahan; diciptakan secara fitrah untuk dipenuhi dengan beban dan ancaman, aral rintangan serta berbagai cobaan. Tak ubahnya dingin dan panas, yang memang harus dirasakan oleh para hamba-Nya. Allah Ta’ala berfirman, yang artinya: “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. .” (QS. Al-Baqarah: 155)
read more...

Kiamat Sangatlah Dekat dengan Kehidupan ini

Waktu antara diutusnya Nabi kita Muhammad sholallohu alaihi wasalam dengan hari kiamat sangatlah dekat. Demikian pemberitaan dari nabi sendiri, yang menyadarkan kita agar lebih bergegas dan bersiap dalam membawa perbekalan untuk menyongsongnya. Meski banyak yang sepakat bahwa kiamat memang dekat, namun mayoritas kita sering tak sadar atau berpura tak sadar, bahkan larut dalam berbagai perhiasan dunia yang melalaikan.

Sejenak, mari kita kembali membaca dan menyaksikan beberapa bukti konkret tanda kedekatan hari kiamat. Agar hati kembali tersadar bahwa masa itu memang telah dekat, semakin dekat menjelang. Mengakhiri sebuah kehidupan peradaban manusia di dunia menuju sebuah kehidupan panjang, kekal dan abadi. kehidupan akhirat. Sebagai sebuah peringatan yang nyata bagi setiap yang memiliki akal fikiran.
Diantara tanda kiamat yang diberitakan oleh Rasulullah sholallohu alaihi wasalam yang kini telah nyata di depan mata kita adalah " Sesungguhnya di antara tanda-tanda akan datangnya kiamat adalah jika ilmu(agama) diangkat/hilang, kebodohan dikukuhkan , khamr/minuman keras diminum dan perzinaan tampak nyata" (HR Bukari, muslim dan ahmad)

Tanda ini dikategorikan dalam tanda kiamat sughra (kecil) bukan tanda kubra. Namun bukan berarti memberikan kesempatan bagi kita untuk bersantai dan bernafas panjang, dan mengatakan "kiamat masih jauh". Bahkan seharusnya menjadi pelajaran bagi kita bahwa apa yang diberitakan nabi haq (benar) adanya. Maka kabar-nabi yang lain pun seperti kiamat besar dan syariat yang beliau bawa adalah benar pula adanya. Demikian semestinya seorang muslim berpandangan. Hal yang lain adalah tumbuhnya rasa syukur pada diri kita, karena Allah masih memberikan kesempatan bagi kita untuk membenahi lembaran kehidupan kita, menuliskan catatan kebaikan dalam buku kehidupan kita. Masih ada kesempatan untuk bertaubat kepada Allah Yang Ghafuur (Maha pengampun) dan Rahiim (maha pengasih).

Di zaman ini, selaras dengan sabda Nabi semakin minim ilmu dien. Semakin sedikit para penyandang ilmu syar'i yaitu para ulama di muka bumi. Satu demi satu dipanggil oleh Allah ke sisi-Nya. Tak lekang dari ingatan kita meninggalnya para ulama besar Islam beberapa waktu belakangan, seperti Syaikh Abdul Aziz Ibn Baz, Syaikh Nashiruddin Al Albani dan Syaikh Muhammad Bin Shalih Al Utsaimin. Konsekwensinya, manusia semakin jauh dari agama Islam. Kebodohan pun meraja-lela di seluruh penjuru bumi kecuali yang dirahmati oleh Allah azza wa jalla. Orang pun berbuat sekehendaknya menuruti bujuk rayu syaitan, memperturutkan nafsu syahwat keduniaan.

Layak bila kemudian khamar bertebaran, perzinaan meluas. Khamr dinamai dengan nama yang lain, beragam sesuai kelas pencandunya. Sabu- sabu adalah satu contohnya. Berapa banyak pemuda islam yang mengkonsumsi, meski Cuma sekali-dua kali atau jadi kebutuhan primernya, naudzubillah min dzalik. Khamar kini dijual bebas di berbagai penjuru, di toko, restoran, hotel, klub atau diecerkan di warung-warung kecil. Dulu mungkin orang risih melihatnya, atau yang jual malu dengan orang, namun kini tak ada lagi kata malu dan risih. Orang yang menenggak bir pun kini tak ragu lagi, cuek. orang lain pun tak peduli dan berucap yang penting tidak mengganggu kita. Innalillahi wa inna ilaihi raa jiun

Perzinaan pun kini menyebar. Sarana dan prasarana semakin lengkap, canggih, bebas, dan berkelas-kelas. Begitu mudahnya diperoleh di pelosok-pelosok, di pinggir jalan dan tempat-tempat yang lain. Pergaulan para pemuda pun penuh dengan muatan perzinaan. Muda-mudi bergaul dengan bebasnya, tanpa batas yang jelas. Perzinaan kini terasa menjadi hal yang tidak asing bagi telinga manusia. Untuk selanjutnya menjadi hal yang dilegalkan , naudzubillah. sebaliknya, menjadi hal yang aneh bila ada anak muda yang nikah di masa muda mereka tanpa mau ikut bergaul bebas seperti pemuda yang lain.inilah keadaan memprihatinkan yang dikabarkan oleh rasul kita sebagai salah satu tanda hari kiamat. Suka kah kita dengan kemungkaran yang seperti ini ? bila tidak, mari kita ikut ambil bagian memperbaiki kondisi ini !

Tanda kiamat lain yang diberitakan oleh nabi kita adalah 'tersianya amanah. Ini dalam sabda nabi Muhammad sholallohu alaihi wasalam ketika beliau ditanya  "wahai rasulullah, kapan kiamat itu / rasululah menjawab" jika amanah telah disia-siakan tunggulah datangnya kiamat, orang itu berkata "bagaimana menyia-nyiakannya" nabi bersabda "apabila perkara sudah diserahkan kepada yang bukan ahlinya maka tunggulah kiamat"

Dan ini terjadi ketika kebodohan merata dan menjadi hal yang lumrah.Amanah yang dimaksud diantaranya dalam perkara yang berkaitan dengan agama seperti khilafah, pemerintahan, hukum fatwa dan lain-lain. Mata kepala kita pun menyaksikan dengan jelas realita dari tanda ini. Betapa banyak manusia di zaman ini yang berbicara dan berfatwa tanpa ilmu. Diulama'kan padahal bukan ulama. Dan juga diserahkannya kepemimpinan bukan pada orang yang sesuai sungguh sebuah musibah yang luar biasa. Ini beberapa tanda dari kedekatan hari kiamat, dan memang ia semakin mendekat.
read more...

Keutamaan Menjenguk

Keutamaan Menjenguk

Mengunjungi dan membesuk orang sakit merupakan kewajiban setiap muslim, utamanya orang yang sangat jelas hubungannya dengan dirinya, seperti kerabat dekat, tetangga, saudara senasab, sahabat dan yang semisalnya. Menjenguk orang sakit adalah di antara amal shalih yang paling utama yang dapat mendekatkan kita kepada Alloh Subhannahu wa Ta'ala, kepada ampunan, rahmat dan SorgaNya.
Mengunjungi orang sakit merupakan perbuatan mulia, di dalamnya terdapat keutamaan yang sangat agung, pahala yang sangat besar dan ia adalah salah satu hak setiap muslim terhadap muslim lainnya. (HR: Muslim).

Rasululloh shallAllohu 'alaihi wasallam bersabda, yang artinya: "Apabila seorang laki-laki menjenguk saudara muslimnya (yang sedang sakit), maka (seakan-akan) dia berjalan sambil memetik buah-buahan Sorga sehingga dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan deras. Apabila menjenguknya di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendo'akannya agar mendapat rahmat hingga waktu sore tiba. Apabila menjenguknya di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat mendo'akannya agar diberi rahmat hingga waktu pagi tiba." (HR: At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad dengan sanad shahih).

Terakhir, hendaknya yang membesuk mendo'akan si sakit: "Tidak mengapa, semoga sakitmu ini membersihkanmu dari dosa-dosa, Insya Alloh." (HR: Al-Bukhari).

(sumber Rujukan: Al-Hadiqatul Yani'ah minal 'Ulumin Nafi'ah, Syaikh Ibrahim bin Jarullah Al-Jarullah)
read more...

Hakekat Memotivasi Diri

Hakekat Memotivasi Diri
"Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri."(QS. 13:11)

Motivasi merupakan gabungan dari berbagai faktor yang menyebabkan, menyalurkan, dan mempertahankan tingkah laku. Motivasi merupakan dorongan untuk melakukan sesuatu.
Setiap orang pasti memiliki motivasi. Tingkatannya bisa berbeda-beda tergantung dari stimulus (rangsangan) yang diberikan otak. Selain berbeda tingkatannya, motivasi juga memiliki obyek (sasaran) yang berbeda. Belum tentu setiap orang memiliki sasaran motivasi yang sama dengan tingkatan yang sama pula.

Beberapa Teori tentang Motivasi :

1. Teori Kepuasan ( Content Theory)
  •    Teori Hirarki Kebutuhan Maslow (Maslow?s Hierarchy of Needs).
  • Teori X dan Y (XY Theory)
  • Teori ERG (ERG Theory)
  • Teori Kebutuhan Mc. Clelland (Mc. Clelland Theory)
  • Teori Motivasi-Higiene (Hygiene-Motivation Theory)

2. Teori Proses (Process Theory)
  •    Teori Harapan (Expectancy Theory)
  • Teori Penentuan Tujuan (Goal Setting Theory)
  • Teori Penguatan (Reinforcement Theory)
  • Teori Keadilan (Equity Theory)
Sukses adalah perasan bahagia yang muncul dari dalam hati. Perasaan bahagia karena telah meraih apa yang diyakini sebagai kebenaran dan menjalaninya dengan konsisten. Syarat sukses ada tiga, yakni semangat, visi, dan aksi.
Motivasi menjadi modal dan pemicu awal sebelum orang berpikir tentang visi dan aksi.

Urgensi Memotivasi Diri

1. Selalu Bersemangat
2. Tekun dalam Bekerja
3. Tidak Bergantung Motivasi dari Orang Lain
4. Selalu berinisiatif dan kreatif
5. Produksi dalam bekerja
6. Tercapainya tujuan yang diinginkan
7. Meraih tujuan lebih cepat
8. Optimis terhadap masa depan
9. Menikmati hidup dan pekerjaan
10. Terhindar dari kesepian
11. Terhindar dari rasa jenuh
12. Menunaikan kewajiban syar?i
13. Melaksanakan sunnah Rasul
14. Memperoleh sukses di dunia dan akhirat

Hambatan Memotivasi Diri

1. Kurangnya percaya diri
2. Cemas
3. Opini negatif
4. Perasaaan tidak ada masa depan
5. Merasa diri tidak penting
6. Tidak tahu apa yang terjadi
7. Pengakuan semu

Kami menyimpulkan bahwa cara memotivasi diri perlu berpijak dari asumsi berikut;

1. Teori-teori motivasi yang ada merupakan rujukan utama dari cara menumbuhkan motivasi diri yang praktis dan mudah dilakukan.
2. Manusia memiliki empat dimensi diri yaitu mental, emosional, spiritual, dan fisik. Semua dimensi tersebut memiliki hubungan satu sama lain dan saling mempengaruhi satu sama lain.
3. Berbagai cara menumbuhkan motivasi dari sebenarnya bersumber dari empet dimensi manusia. Dengan ?menghidupkan? satu atau lebih dimensi manusia tersebut kita dapat termotivasi.
4. Setiap dimensi manusia tersebut memiliki sumber pemicu untuk menumbuhkan motivasi diri. Sumber pemicu itu adalah :
  • Visualisasi (visualitation) untuk dimensi mental.
  • Tanggung jawab (responsibility) untuk dimensi spiritual.
  • Kenyamanan dan kesukaan (excited) untuk dimensi emosional.
  • Gerakan (move) untuk dimensi fisik.
5. Manusia pada dasarnya memiliki kemampuan memotivasi diri yang tidak terbatas. Semakin besar upaya kita untuk ?menyalakan? sumber pemicu motivasi semakin besar mativasi yang dihasilkan.
6. Menumbuhkan motivasi diri sebenarnya banyak caranya. Dibutuhkan kreativitas agar kita dapat memicu munculnya mativasi yang tinggi dalam diri kita. Namun kreativitas tersebut sebenarnya berputar pada menstimulus sumber pemicu motivasi yang ada pada empat dimensi manusia (yakni visualisasi, tanggung jawab, kenyamanan/kesukaan dan gerakan.
Untuk menumbuhkan motivasi diri, ?pemicunya? adalah visualisasi (visualitation), tanggung jawab (responsibility), kenyaman dan kesukaan (excited) dan gerakan (move). ?Pemicu? tersebut terdapat pada ruang-ruang tertentu yakni mental (untuk visualisasi), spiritual (untuk tanggung jawab), emosional (untuk kenyamanan/kesukaan), dan fisik (untuk gerakan).

Alasan tentang Sumber Pemicu Motivasi

1. Visualisasi (visualitation)
   Visualisasi mampu membuat seseorang mem?bayang?kan tujuan dengan jelas dan detail. Tujuan yang jelas dan detail akan memotivasi seseorang untuk meraihnya.
2. Tanggung jawab (Responsibility)
   Tanggung jawab membuat seseorang merasa ada beban yang harus dipikulnya. Beban berupa amanah untuk melakukan sesuatu. Beban inilah yang membuat ia termotivasi untuk melakukan sesuatu.
3. Kenyamanan/Kesukaan (excited)
4. Gerakan (move)
   Dengan melakukan gerakan, motivasi akan muncul. Seringkali kita mengalami bahwa semangat kerja justru muncul setelah kita mulai bekerja, bukan sebelum bekerja.
read more...